Langsung ke konten

Artikel

Panduan praktis seputar media sosial, iklan, dan komunikasi pasien untuk klinik, rumah sakit, dan dokter.

Pilihan editor · Aturan iklanSegera
Apa saja yang tidak boleh ada di iklan klinik?Janji kesembuhan, kata “terbaik”, testimoni pasien, dan diskon tindakan. Ini cara tetap menarik tanpa melanggarnya.7 menit baca
Komunikasi pasienSegera
Cara menjawab pertanyaan harga lewat WhatsAppTemplate balasan untuk tim CS: menjawab langsung, memberi satu angka pasti, dan menutup dengan pilihan jadwal.5 menit baca
Ads ManagementSegera
Kapan klinik perlu mulai beriklan?Iklan bekerja lebih baik saat konten organik sudah berjalan. Tanda-tanda klinik Anda sudah siap.6 menit baca
Aturan iklanSegera
Dokter boleh membuat konten? Bedanya edukasi dan promosiPanduan singkat untuk dokter umum dan spesialis yang ingin aktif di media sosial.6 menit baca
Media sosialSegera
Kenapa konten klinik terasa seperti brosurKonten yang membahas layanan jarang menjawab pertanyaan pasien. Cara mengubah sudut pandangnya.5 menit baca
Media sosialSegera
Kalender konten kesehatan November 2026Hari Kesehatan Nasional, Hari Diabetes Sedunia, dan Pekan Kesadaran Antimikroba, lengkap dengan ide konten.4 menit baca
ManajemenSegera
Membaca laporan media sosial dalam lima menitMetrik yang perlu dilihat owner, dan yang bisa dilewati.5 menit baca

Artikel baru, langsung ke email Anda

Satu email setiap bulan untuk tim marketing klinik dan rumah sakit.

Pertanyaan seputar promosi dan aturan iklan

Apa saja yang tidak boleh ada di iklan klinik?

Di antaranya janji kesembuhan, kata "terbaik", testimoni pasien, dan diskon tindakan, sesuai aturan iklan dan publikasi pelayanan kesehatan (Permenkes 1787/2010).

Bolehkah dokter membuat konten di media sosial?

Boleh, selama kontennya edukasi dan tidak berupa promosi diri.

Bagaimana cara promosi klinik baru di media sosial?

Mulailah dari konsistensi: konten rutin yang menjawab pertanyaan calon pasien, dengan jadwal, visual, dan bahasa yang seragam. Iklan bekerja lebih baik setelah konten organik berjalan. Studi kasus Klinik Mata Boyolali menunjukkan cara kami membangun kehadiran digital klinik baru dari nol.

Konten edukasi kesehatan seperti apa yang cocok untuk klinik?

Konten yang berangkat dari pertanyaan pasien, misalnya "Kapan perlu memeriksakan mata?", dan sudah ditinjau pihak klinis sebelum tayang. Konten yang hanya membahas layanan jarang menjawab pertanyaan itu, jadi kurang dicari dan kurang dipercaya.

Konsultasi gratis 30 menit

Ceritakan kondisi klinik Anda. Kami akan memberi 2–3 rekomendasi solusi, meskipun Anda belum memutuskan bekerja sama dengan kami.